PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH (PKKS) SMK RAUDLATUL MUTA’ALLIMIEN Tahun Ajaran 2022/2023

Kamis, 15 Desember 2022 dilaksanakan kegiatan PKKS (Penilaian Kinerja Kepala Sekolah) di SMK Raudlatul Muta’allimien Probolinggo. Kegiatan rutin tahunan itu dilaksanakan untuk menilai kinerja kepala sekolah selama satu tahun, karena kepala sekolah yang profesional dapat merumuskan sebuah mutu lulusan dari sekolah yang dipimpinnya. Penilaian ini juga berlaku untuk kepala sekolah SMK Raudlatul Muta’allimien (H. Husni Mubaroq, S.Fil.I.,M.IP). Dari proses tersebut diperoleh gambaran capaian dan progres pengembangan sekolah selama setahun terakhir. Hasilnya berupa predikat maupun rekomendasi.

Kepala Sekolah SMK Raudlatul Muta’allimien dinilai oleh Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo (Mul Yanta, S.Pd.) dengan menggali informasi dari berbagai pihak, baik kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, mitra kerja dan komite sekolah melalui bukti fisik instrumen penilaian kinerja kepala sekolah. Aspek PKKS (Penilaian Kinerja Kepala Sekolah)  diantaranya komitmen terhadap tugas, pelaksanaan tugas, dan hasil kerja. Adapun kompetensi yang dinilai hanya terfokus pada bidang manajerial, bidang kewirausahaan dan bidang supervisi guru dan tenaga kependidikan.

Kepala Sekolah sebagai pimpinan tertinggi di dalam suatu sekolah mempunyai tugas yang kompleks dan sangat menentukan maju mundurnya suatu sekolah. Adapun standar minimal prosedur tugas Kepala Sekolah dapat digolongkan menjadi tujuh pokok sebagai berikut :

  1. Kepala Sekolah Sebagai Pendidik (Edukator).
  2. Kepala Sekolah Sebagai Manajer.
  3. Kepala Sekolah Sebagai Administrator.
  4. Kepala Sekolah Sebagai Supervisor (Penyelia).
  5. Kepala Sekolah Sebagai Leader (Pemimpin).
  6. Kepala Sekolah Sebagai Inovator.
  7. Kepala Sekolah sebagai Motivator.

 

Tujuan dari diadakannya PKKS ini salah satunya adalah untuk memperoleh data tentang pelaksanaan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab kepala sekolah dalam melaksanakan fungsi-fungsi manajerial dan supervisi pada sekolah yang dipimpin. Dan kegiatan ini juga merupakan awal dari persiapan untuk akreditasi sekolah, karena menurut tim asesor bahwa PKKS bukan hanya kegiatan penilaian saja tapi juga sekaligus kegiatan pembinaan ke sekolah – sekolah.

Komentar ditutup.